Metrotvnews.com, Jakarta: Terungkapnya mafia kayu di Kalimantan Barat membuat Pemerintah Indonesia berang. Sejumlah orang yang terlibat, dari aparat keamanan, penegak hukum hingga petugas kehutanan akan ditindak tegas. Bahkan, Menteri Kehutanan Malam Sambat Ka'ban melayangkan nota protes kepada Pemerintah Malaysia karena banyaknya kayu ilegal yang ditampung Negeri Jiran itu.
Protes Pemerintah Indonesia mendapat tanggapan dari Direktur Kehutanan Wilayah Serawak, Malaysia, Datuk Len Alif, Sabtu (5/4). Di sela-sela pertemuan tiga negara terkait program Heart of Borneo, Datuk Len Alif mengatakan, kayu Indonesia yang diterima oleh Malaysia sudah sah. Karena disertai dokumen dari instansi terkait di Indonesia.
Jaringan mafia kayu Kalimantan Barat terbongkar ketika polisi mengerebek enam tempat pengolahan kayu ilegal dan menangkap 21 kapal pembawa 12 ribu meter kubik kayu ilegal senilai Rp 216 miliar.
Selain mengamankan puluhan kapal pengangkut kayu, polisi juga menahan 24 tersangka, 23 di antaranya telah ditahan Mabes Polri. Selain itu, Mabes Polri juga telah mengirim Tim Inspektur Pengawasan Umum untuk memeriksa sejumlah petinggi di lingkungan Polda Kalimantan Barat.
Data kepolisian menyebutkan, dari dua kabupaten di Kalimantan Barat, yaitu Ketapang dan Sambas, ribuan kubik kayu diselundupkan ke Serawak, Malaysia. Diduga, sedikitnya ada 30 kapal besar bermuatan kayu olahan masuk ke Serawak setiap hari.(DOR)
Diposting oleh
I Love Indonesia
di
23.28
Metrotvnews.com, Mataram: Sebanyak 86 tenaga kerja Indonesia asal Lombok, Nusatenggara Barat, dideportasi dari Malaysia, Jumat (4/4) sekitar pukul 22.00 WITA. Namun tak semua dari mereka sehat. Salah seorang di antara mereka ternyata dipulangkan dalam kondisi patah tulang kaki.
Puluhan TKI ini masuk ke Terminal Mandalika Mataram dengan beberapa bus. Rata-rata dari mereka pernah delapan dipenjara selama selama delapan bulan. Bahkan ada di antara TKI yang sempat menjalani hukuman cambuk. Sampai-sampai Muhallim harus menderita patah tulang dan stres.
Sebelum dipulangkan ke rumah, Dinas Tenaga Kerja NTB membekali mereka masing-masing Rp 125 ribu. Menurut data dari Dinas Tenaga Kerja NTB, paling tidak masih ada 10 ribu TKI asal NTB yang terancam dideportasi karena berbagai alasan, termasuk alasan keimigrasian.(***)
Diposting oleh
I Love Indonesia
di
00.43
Metrotvnews.com, Ketapang: Kepala Polri Jendral Polisi Sutanto dan Menteri Kehutanan M.S. Ka`ban meninjau langsung lokasi penangkapan 21 kapal pembawa kayu ilegal di kawasan Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (3/4). Diduga kasus penangkapan ini melibatkan Kepala Kepolisian Daerah Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Zaenal Abidin.
Puluhan kapal yang ditangkap diketahui mengangkut 12 ribu meter kubik kayu curian. Dalam kasus ini negera berpotensi merugi hingga Rp 280 miliar. Semua kayu rencananya dikirim ke Serawak, Malaysia.
Polisi juga sudah menutup 6 lokasi pengolahan kayu. Di sana ditemukan tumpukan kayu olahan. Kapolri berharap, penangkapan ini menjadi tonggak untuk memberangus pencurian kayu dari hutan Indonesia. "Siapa yang bersalah harus ditindak. Tapi kita juga tak mau berpegang pada opini saja. Kita sedang mengumpulkan bukti-bukti," kata Kapolri kalem.
Senada dengan Kapolri, Ka`ban juga berpendapat kasus ini harus ditindaklajuti terus. "Ini kasusnya besar, dan kita ingin memberangus sampai akar-akarnya. Karena itu kasus ini dibawa ke Jakarta. Diadili di Jakarta supaya bebas intervensi, " kata Menhut.
Selain semua barang bukti di atas, polisi juga mencokok tiga tersangka masing-masing Aweng, Fredi, dan Darwis. Polisi juga meringkus Wijaya yang diduga sebagai pemilik satu dari 21 kapal yang ditangkap.(***)
Diposting oleh
I Love Indonesia
di
08.15
Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi ratusan tenaga kerja Indonesia asal Jawa Timur. Mereka tiba di Pelabuhan Gapurasurya, Tanjungperak, Surabaya, Jawa Timur. Mereka dideportasi karena kedapatan tidak memiliki dokumen lengkap ketenagakerjaan yang sah. Kedatangan TKI ini merupakan tahapan yang ke-7 selama tahun 2008.
Sebelum kembali ke tanah air, para TKI lebih dulu menjalani hukuman penjara dan hukum cambuk di Malaysia. bahkan, seorang di antaranya pulang dalam keadaan luka akibat kecelakaan kerja. Total tenaga kerja Indonesia asal Jawa Timur yang telah dipulangkan selama tiga bulan pertama tahun 2008 mencapai lebih dari dua ribu orang.
Menurut rencananya, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur akan memulangkan seluruh TKI ke sejumlah daerah asal mereka seperti Pamekasan, Bangkalan dan Banyuwangi.(FAH)
Diposting oleh
I Love Indonesia
di
08.14
Metrotvnews.com, Manama: Seri ketiga Formula Satu Grand Prix Bahrain akan digelar pekan ini. Sejumlah tim peserta sudah mulai melakukan persiapan, termasuk Ferrari. Tim Kuda Jingkrak yang mengandalkan duet Kimi Raikkonen dan Felipe Massa ini kembali yakin akan menang di Sirkuit Sakhir nanti. Sementara itu, tim Toyota berambisi meraih hasil lebih baik dengan mobil TF-108.
Bermodalkan kemenangan Raikkonen di GP Malaysia akhir pekan silam, tim Ferrari menatap GP Bahrain akhir minggu ini dengan penuh harapan. Apalagi Raikkonen yang saat ini berada di posisi kedua klasemen pembalap memiliki rekor bagus di Sirkuit Sakhir Bahrain, yakni tampil tiga kali secara beruntun di podium ketiga.
Melihat fakta tersebut, Raikkonen berharap menang di Bahrain dalam upayanya mempertahankan gelar juara dunia miliknya. Sejauh ini tim Kuda Jingkrak meraih hasil yang bertolak belakang di dua seri yang sudah dilalui. Gagal total di seri pembuka GP Australia, Ferrari bangkit untuk meraih podium teratas di Sepang, Malaysia.
Rekan setim Raikkonen, Felippe Massa juga memiliki rekor bagus di trek Sirkuit Sakhir, yakni tampil sebagai juara di event tahun lalu. Bahkan, sukses di Bahrain berlanjut dengan podium teratas yang dirasakan Massa di GP Spanyol. Meski demikian, Massa yang sempat meragukan masa depannya di tim pabrikan asal Italia tersebut harus tampil bagus untuk meraih hasil maksimal. Sekaligus membuktikan bahwa ia pantas berada di tim juara dunia konstruktor tersebut.
Sementara itu, bagi tim Toyota, dari dua seri yang sudah dilalui, pabrikan asal Jepang tersebut masih harus bekerja keras untuk melakukan perbaikan-perbaikan demi hasil lebih baik. Ini karena dua pembalapnya, Timo Glock dan Jarno Trulli selalu gagal naik podium, baik di GP Australia maupun GP Malaysia. Hasil terbaik diraih Toyota saat Trulli finis di posisi ke-empat di Sepang.
Dilarangnya penggunaan kontrol traksi diduga menjadi salah satu faktor kegagalan ini. Maklum, aturan baru itu membuat semua tim peserta F1 harus beradaptasi dengan cara mengendarai jet darat mereka pada musim ini. Namun, Timo Glock mengatakan, aturan tanpa kontrol traksi sejauh ini bukan masalah baginya. Bahkan, menurut Glock, dengan peraturan baru itu, lomba semakin menarik di trek Sakhir yang berpasir. Sedangkan Trulli berharap timnya segera menemukan setingan terbaik bagi mobil TF-108 mereka agar dapat meraih hasil maksimal di GP Bahrain nanti.(DEN)
Diposting oleh
I Love Indonesia
di
05.46

